February Love (twoshoot) part 1

Author: A.R

Cast :

– Min Hyunra

– Choi Siwon

Support Cast :

– Park Taeya

– Super Junior Member

Genre : Romance, Comedy(?), Friendship

Disclaimer :

Tokoh yang ada disini adalah diri mereka sendiri. Ini MURNI DARI PEMIKIRANKU SENDIRI TANPA COPYCAT. Dan ini hanya fiksi belaka, hanya mimpi-mimpi yang kuharap tercapai wekeke^^v

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~*~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hyunra’s POV

“AAAAA YESUNGGG!!!”

“Siwon oppaaaa!!”

“Wookie-aaah!!!” Terdengar jeritan beberapa ELF yang terdengar saat mobil yang di tumpangi oleh boyband korea yang sedang melambung itu lewat didepan mereka. Aku tetap diam bersender di sebelah dinding gedung yang tadinya dipakai untuk press conference yang di adakan Super Junior untuk melakukan debut single terbaru nya, kalau bukan karena paksaan temanku yang saat ini entah kemana dikeremunan para ELF aku tidak mungkin menyianyiakan hari berharga ku ini. Ya, 10 februari, hari ini aku tepat menginjak usia 21 tahun. Hari ini seharusnya menjadi sesuatu untukku. Namun apa yang terjadi? Aku hanya terpaku melihat para ELF yang begitu heboh sedari tadi. Aku hanya membalas beberapa pesan yang masuk ke ponsel ku untuk sekedar mengucapkan selamat ulang tahun.

Aku Min Hyunra atau sering dipanggil Hyunra. Aku mahasiswa di salah satu universitas ternama di Korea Selatan. Aku hanya tinggal bersama temanku disini, Taeya. Dia sudah menjadi room mate ku di apartement yang kita beli bersama-sama. Orang tuaku tinggal di Indonesia, untuk mengurus bisnisnya disana. Awalnya mereka menyarankan aku untuk ikut pindah kesana, namun berat rasanya meninggalkan kota ini. Dan beginilah sekarang, aku tetap disini.

Suasana sekitarku mulai sepi setelah lautan fans itu sudah agak menjauh karena masih mengejar mobil van itu. Tiba-tiba ponsel ku bergetar, saat ku membukanya ternyata telfon dari Taeya, segera ku angkat dan aku siap untuk memakinya karena meninggalkan ku seperti ini.

“Ya!!! Dimana kau?!”

“Mianhe, hyunra. Kau pulang saja~ aku sedang dalam perjalanan untuk mengejar mereka ke venue selanjutnya!! Mereka akan tampil di salah satu acara, ah apa namanya aku lupa dimana tempatnya. Annyeong!” Belum sempat aku menjawabnya Taeya sudah mematikan telfonnya. Aku mengerucutkan bibirku dan menggerutu sambil berjalan hendak keluar. Temanku ini sudah gila apa ya? Dia bahkan tega meninggalkan sahabatnya ini sendirian. Bahkan dia mengingkari janjinya yang akan menemaniku untuk berjalan-jalan sehabis ini. Tapi kalau aku jadi dia sih aku akan begitu juga kepada BEAST, kkkk. Aku penggemar berat BEAST! Ya!! Namja-namja itu terlihat hebat di mataku.

Setelah beberapa langkah tiba-tiba tangan ku ditarik oleh seseorang.  “Ya!! Lepaskan tanganku!” Bentakku sambil mencoba melepaskan nya sekuat tenaga. Aku bergidik saat melihat tampilannya, sedikit memberi ancang-ancang untuk memukul. Namja dengan tubuh tinggi dan besar itu memakai kaca mata hitam, topi hitam, serta syal hitam yang menutupi mulutnya. “Kau siapa ha?? Lepaskan aku! Kalau kau ingin menculikku kau telah memilih orang yang salah! Makanku banyak dan aku tidak bisa diam!” Namja itu melonggarkan pegangan nya sedikit. Dan tertawa renyah. “Kenapa malah tertawa?” Aku memalingkan wajahku.

“Ku kira kau tadi staff yang bekerja disini, aku hanya ingin bertanya dimana temanku yang lain……kenapa mereka meninggalkan ku….?” Aku luluh saat mendengar suaranya. Suaranya begitu lembut tapi berwibawa. Siapa dia sebenarnya??

“Mana aku tau pabo!” Kataku lagi. “Kau belum menjawab pertanyaan ku. Dan tolong lepaskan tangan ku sekarang juga atau aku teriak.” Akhirnya dia melepaskan genggamannya

“Tapi jangan berteriak setelah kau tau namaku, maka habislah aku jika kau berteriak!” Jawabnya sedikit mengancam. Cih. Memang siapa dia? Aku hanya mengangguk supaya dapat pergi cepat-cepat darinya dan melirik nya diam-diam. Namja itu menurunkan syal nya perlahan-lahan dia sedang tersenyum dan lesung pipi nya itu terlihat jelas olehku.

“Choi Siwon imnida.”

Ucapnya sambil membungkuk sedikit. Aku kaget setengah mati. Kenapa baru aku menyadari nya sekarang?! Mungkin muka ku terlewat pucat. Ya!! Walaupun aku tak terlalu menyukai SuJu tapi tetap saja didepanku ini artis!! Aku menampar pipi kananku keras sekali untuk membuktikan bahwa ini bukan mimpi belaka. Sakit. Aku mengusap pipiku yang mungkin sekarang sudah merah berkali-kali. Mata siwon sedikit terbelalak saat melihatku menampar diriku sendiri.

“Ya!! Ada apa denganmu?!” Kata siwon sambil panik.

“Anni, hanya saja aku ingin memastikan bahwa ini bukan mimpi” aku mencoba menenangkan diriku.

“Ha?” Dia sedikit bingung dengan pernyataanku.

“Ah, anni….. Pakai kembali syal mu atau ada fans mu yang melihat” kataku sambil menundukkan kepala karena tak kuat melihat senyuman nya itu. Ya!! Ada apa dengan ku kenapa jantungku berdebar tidak karuan seperti ini?!

Tiba-tiba ponsel milik siwon bunyi memecahkan keheningan yang tercipta. Dia langsung melirik ke arah ku “chankaman” katanya sambil menjauhi ku. Setelah beberapa menit akhirnya siwon balik lagi ke arah ku. “Ah aku harus pergi sekarang. Sampai jumpa!” Katanya sambil menurunkan sedikit syalnya dan melontarkan senyuman maut itu lagi untukku.

Dia berlari ke arah parkiran dan membalikan badannya lagi lalu melambaikan tangannya ke arah ku. Aku lantas membalas lambaian nya itu. Lalu munculah mobil sedan kecil yang menjemputnya. Setelah beberapa detik akhirnya sedan itu melaju cepat. Dan, saat itu lah awal pertemuanku dengannya di hari yang tak terduga.

***

Sudah 3 bulan yang lalu sejak aku bertemu dengan nya. Dan baru aku ketahui setelah pertemuan dengannya bahwa dia juga berulang tahun di hari itu. Aigooo, bukankah itu jodoh? Aku sering melihatnya di tv. Taeya pun ikutan bingung kenapa aku jadi tergila-gila saat melihat Super Junior. Aku tidak pernah menceritakan siapapun tentang kejadian itu. Termasuk, Taeya. Hari ini comeback stage Super Junior dan aku menunggu di depan TV 30 menit sebelum acara nya mulai. Aku dan taeya sudah menyiapkan berbagai macam snack untuk menunggu penampilan mereka. Akhirnya Music Bank mulai. Di awali dengan T-Ara yang menyanyikan Rolly Polly.

“Ahhh aku tidak sabar melihat Wookie-oppa……………” Kata Taeya sambil melihatkan muka penuh harapnya. Tiba-tiba Taeya melirik ke arah ku, “Ya! Hyun, sebenarnya bias mu siapa ha?” Pertanyaan itu selalu menghujam ku. Aku hanya senyum-senyum sambil memikirkan biasku, Siwon. “Ya!! Kau sudah gila? Apa sebenarnya kau tidak tau nama mereka? Fans macam apa kau!!” Tuduh Taeya. Aku melemparkan pandangan kau-tak-tahu-apa-apa. Taeya langsung melemparkan pandangannya ke TV. Temanku ini selalu tidak kuat ketika aku sudah mulai menatapnya seperti tadi. “Jangan tatap aku seperti itu!” Taeya menggembungkan pipinya besar dan menutup matanya. Aku jelas tertawa keras melihat temanku ini.

“Kau penasaran siapa biasku?” Kataku yang masih menyisakan tawaan tadi. Taeya langsung merubah posisi duduknya menghadapku dan mengangguk penuh harap. Aku membisikkan nama Siwon di telinga sahabatku itu.

“Ya!! Ternyata dia… Kukira siapa. Lagian aku sudah menebak karena saat kau melihat bagian siwon sendiri di tv kau akan senyum-senyum tidak karuan.” Aku menjitak kepala sahabatku itu.

“Yaaa! Sakit tau?!” Aku tertawa lagi. Setelah 1 jam kami menunggu akhirnya mereka pun muncul di layar TV. Aku terpaku pada satu orang yang banyak di shoot disitu. Siwon oppa………………terlihat begitu tampan disitu dengan kemeja hitam nya.

***
Siwon’s POV 

Hari ini begitu melelahkan. Hari ini comeback stage untuk group yang sudah bertahun-tahun aku ikuti. Sudah 3 bulan juga semenjak pertemuanku dengan yeoja yang kutemui saat ulang tahunku di dekat pintu keluar gedung press conference yang baru di laksanakan saat itu. Aku masih ingat jelas wajahnya yang seperti anak-anak namun tampak dewasa dengan balutan dress selutut di tubuhnya. Aku masih ingat saat wajahnya yang ketakutan saat aku tarik. Aku masih ingat adegan yang membuatku terheran-heran olehnya, menampar dirinya sendiri agar sadar bahwa dia sedang bermimpi atau tidak. Bodoh nya aku kenapa tidak menanyakan namanya?! Aku sudah mencoba untuk menemukannya lagi tapi hasilnya nihil.

“Ya! Hyung………..apa yang kau pikirkan?” Tanya magnae yang sedang duduk di meja rias didepan ku. “Yeoja itu lagi? Yaaa itu bodohnya kau tidak menanyakan siapa dia!” Kata nya sekali lagi. Ya aku tahu aku bodoh………bisa tidak sih kyuhyun diam saja membuatku ingin meninjunya. “Lebih baik kau mengadakan press conference untuk mengumumkan bahwa kau mencari cinderella mu yang hilang itu” kyuhyun mengepalkan tangan didadanya dan membentuk huruf O di bibirnya seperti berandai-andai.

PLETAKK

“Awch” Kyuhyun memegangi kepalanya yang barusan di pukul itu. Seluruh member pun tertawa melihat tingkah ku dan Kyu.

“Oppaaaa oppaaa aku lah yeoja yang selama ini kau cariiiii” tiba-tiba Donghae menirukan fans yang ceritanya mengaku-ngaku sebagai yeoja itu.

“Bukan dia oppaaaa! Aku lah yang kau cari!! Saranghaee oppaaa” Yesung menampakkan aegyo nya yang membuat semua orang enek untuk melihatnya.

“Bukan diaaaaa, aku lah yeoja itu oppaaaa!! Lihat perutku sudah mengandung calon penerusmu” kata Shindong sambil menunjuk ke arah perutnya yang besar. Member lain akhirnya ikut-ikutan dan mereka tertawa  terbahak-bahak bersama.

“Ya!! Kalian kira ini lucu??” Kata ku yang dari tadi hanya  terdiam di pinggir ruangan sambil melamun. Ponsel ku berbunyi. Telfon dari manajer pribadiku. Aku mengangkatnya dengan malas-malas an

“Siwon-aah aku sudah menemukan yeoja itu! Akan ku kirim alamat nya ke hp mu setelah ini.” Hatiku langsung meloncat kegirangan. Hyung-hyungku sepertinya bingung melihat wajahku yang berubah drastis menjadi sumringah ini.

Pesan yang di janjikan manajer hyung masuk ke ponsel ku. Segera ku ambil jaket ku dan segera berlari keluar tanpa menghiraukan member lain yang bingung dengan sikapku…..

***
Aku sampai di alamat tersebut, gedung apartement yang di sebutkan manajer hyung. Aku melangkahkan kaki ku tidak sabaran saat akan memasukinya. Aku senyum-senyum sendiri dan tidak menghiraukan sekelilingku. Seluruh pikiranku disita dengan wajahnya. Sebentar lagi aku akan bertemu dengannya! Hadiah ulang tahunku yang ku tinggalkan begitu saja 3 bulan yang lalu. Pikiran gilaku dengan langsung menembaknya sudah tidak bisa ditahan. Saat aku bertemu dengannya dia harus menjadi yeojachingu ku! Aku mengacakan rambutku asal untuk menghilangkan sedikit rasa grogi ku ini.

621. Fokus ku mengingat nomor kamar yeoja itu….saat aku tersadar dari lamunanku tiba-tiba saja sekumpulan yeoja menghampiriku…..

“Siwon oppa? Ne? Kau kan itu?” Tanya seorang yeoja yang diperkirakan masih SMA. Aku terheran-heran kenapa mereka bisa mengenaliku…… Ya!! Pantas saja mereka mengenaliku………..aku baru sadar bahwa aku tidak memakai alat penyamaran apapun….. Aku bersikap profesional dan meladeni permintaan mereka…  Dari minta foto sampai tanda tangan, ini resikonya jika tidak memakai alat penyamaran. Aku memandang sekelilingku sampai aku tertuju pada pintu lift yang baru terbuka….

DEG

***

Author’s POV

Perut Hyunra terasa lapar, pantas saja bahwa ia belum makan apapun dari tadi pagi. Perutnya bergejolak meminta makanan. Hyunra berjalan ke arah dapur, melihat apakah ada mie atau sesuatu yang bisa di makan? Ternyata tidak ada sama sekali. Hyunra mengintip dengan kepalanya sedikit di balik pintu, “Taeeeya! Apa kau punya makanan?” Seru Hyunra. Taeya yang sedang membaca majalah di sofa sambil tiduran langsung melirik ke arah Hyunra.

“Molla….sepertinya tidak ada. Wae?” Tanya sahabatnya itu sambil tetap membaca majalahnya terus.

“Aku laparrrr” hyunra berjalan ke arah Taeya….dan duduk di sofa di depan Taeya. “Temani aku makan yukk! Pleasee”.

Taeya sebenarnya malas untuk meladeni temannya itu tapi……….apa boleh buat? Dia tidak mau sendirian di apartemen setelah tadi malam dipaksa menemani Hyunra menonton film horror.

“Chankaman!”

Kata Taeya sambil melangkahkan kakinya ke dalam kamar untuk mengambil dompet dan hp nya dan sekedar mencuci mukanya. Hyunra menunggu di pintu depan sambil mengotak-atik ponsel nya, dan membuka pictures folder. Dan tersenyum-senyum sendiri. Berbagai pose yang di ciptakan namja itu membuat Hyunra terpana…. Apalagi melihat senyumannya itu… Terasa begitu nyata. “Bogoshipoyo, oppa….” Gumamku pelan. Namun aku tersadar. Bahwa tidak mungkin cinta diam-diam nya itu berbuahkan hasil.

Kenapa Taeya lama sekali? Hyunra resah karena kelaparan. Akhirnya Taeya keluar juga. Akhirnya mereka turun ke lantai dasar menggunakan lift.

5………………………………..4………………….3…………………………….2………………………………………………………TING…

“Mwoh!!! Itu Siwon oppa!!!!” Taeya berseru dan lari ke arah kerumunan fans yang sedang meminta foto dan tanda tangan di sana.

Yeoja di dalam lift masih terdiam sambil  menekan tombol agar pintu lift tidak tertutup, dan melihat seseorang di kerumunan itu.

Mata mereka bertemu.

***

TBC

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~*~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Maaf kalau mengecewakan ya x_x Ini ff pertama ku(sebenernya gak sih…)

Enjoy! (*v*/)/ *lambain tangan*

Advertisements

6 thoughts on “February Love (twoshoot) part 1

  1. dubudays says:

    Gantuuung x_x
    Kyu lol banget daaah wkakaka. Sama shindong! Yaampuun hahahahah
    Buat ff pertama ini bagus bangeet!!
    Lanjut part 2 dyr~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s